Hutan merupakan habitat yang memiliki keanekaragaman hayati(biodiversitas) yang cukup tinggi, dimana ada keberagaman ekosistem jenis dan variabilitas genetik binatang, tumbuh-tumbuhan, dan mikroorganisme yang hidup didalamanya saling berinteraksi dengan abiotiknya. Menurut fungsinya, hutan dibagi menjadi dua yatu hutan lindung dan hutan pelestarian alam. Hutan lindung merupakan suatu kawasan hutan dengan keadaan alam yang berkemampuan untuk mengatur tata air, mencegah erosi, dan banjir serta memlihara kesuburan tanah. hutan lindung pelstarian alam bertujuan untuk melndungi dan melestarikan tipe-tipe ekosistem tertentu serta menjamin stabilitas tumbuhan dan hewan.
Tingginya laju pertumbuhan penduduk memicu pemanfaatan sumber daya alam tak terkendali dan mendorong pengalihan tata guna lahan. Hutan kita telah dieksploitasi secara besar-besaran oleh pengusaha pemegang HPH(Hak Pengusaha Hutan), pemegang izin hak pemanfaatan hasil hutan(HPHH), pemegang izin pemanfaatan kayu(IPK), dan lainnya yang semakin memperburuk kualitasnya.
Sabtu, 25 Februari 2012
Kamis, 23 Februari 2012
Drum Band SDN BANGSAL 1
Yup, inilah penampilan dari grup drum band SDN BANGSAL 1. Grup drum band ini dipimpin oleh 2 mayoret dan 1 gitapati. Mayoret dan gitapati yang cantik dan imut-imut ini bernama Dinda Febri Ananda Wati, Artika Frisky Dinda, dan Rosanita Firdausi Oktaviani (jika dilihat dari sebelah kiri). Grup grup drum band yang telah terbentuk sejak 6 tahun yang lalu ini, dilatih oleh Bpk. Mustofa.
Foto disamping merupakan penampilan kami saat tampil di SDN GAYAM 1 pada saat lomba gerak jalan memperingati kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2010.
Grup drum band kami ini juga pernah mengikuti lomba di Mojosari, Mojokerto. Tapi sayang, grup kami dikalahkan oleh grup lain yang lebih profesional. Jelas saja kami kalah. Lawan kami adalah anak SMA dan SMP. Tapi kami berusaha menerima kekalahan itu dengan lapang dada dan bersikap sportif. Aku sendiri menganggap kekalahan itu adalah kemenangan yang tertunda dan aku menjadikannya sebagai pengalaman agar aku bisa lebih berusaha lagi untuk menjadi yang terbaik. Jangan pernah menyerah untuk mencoba, itulah pedoman yang kugunakan selama ini untuk berhasil dalam mencapai tujuanku.
Foto disamping merupakan penampilan kami saat tampil di SDN GAYAM 1 pada saat lomba gerak jalan memperingati kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2010.
Grup drum band kami ini juga pernah mengikuti lomba di Mojosari, Mojokerto. Tapi sayang, grup kami dikalahkan oleh grup lain yang lebih profesional. Jelas saja kami kalah. Lawan kami adalah anak SMA dan SMP. Tapi kami berusaha menerima kekalahan itu dengan lapang dada dan bersikap sportif. Aku sendiri menganggap kekalahan itu adalah kemenangan yang tertunda dan aku menjadikannya sebagai pengalaman agar aku bisa lebih berusaha lagi untuk menjadi yang terbaik. Jangan pernah menyerah untuk mencoba, itulah pedoman yang kugunakan selama ini untuk berhasil dalam mencapai tujuanku.
Efek Rumah Kaca (Green House Effect)
Atmosfer adalah lapisan gas atau campuran gas yang menyelimuti dan terikat pada bumi oleh gaya gravitasi bumi. Gas-gas atmosfer yang menyebabkan terjadinya efek ruma kaca disebut gas rumah kaca. Gas-gas tersebut adalah uap air, karbon dioksida, metana, ozon, dinitrogen oksida, dan lain-lain. Tahukah kamu bagaimana terjadinya efek rumah kaca?? Efek rumah kaca terjadi karena meningkatnya karbon dioksida hasil proses pembakaran bahan bakar fosil oleh industri, transportasi, dan dapat pula disebabkan oleh kebakaran hutan yang sering terjadi. meningkatnya karbon dioksida di udara yang mengumpul di atmosfer membentuk semacam perisai. Hal ini disebabkan panas yang keluar dari lapisan atmosfer akan dipantulkan lagi ke bumi. lapisan karbon dioksida berfungsi sebagai reflektor terhadap panas dari bumi. panas bumi yang dipantulkan kembali ke bumi ini akan menaikkan suhu bumi, akibatnya bumi makin menjadi panas tau bisa disebut pemanasan global (global warming). Pengaruh lapisan karbon dioksida terhadap kenaikan suhu bumi ini disebut efek rumah kaca.
Rabu, 22 Februari 2012
Peran Manusia Dalam Mengelola Lingkungan
Banyak produk yang kita beli dikemas dalam plastik dan kertas. Plastik dbuat dari minyak. Proses pembuatan plastik dari minyak menghasilkan polutan. Lingkungan berubah kaena menghasilkan lembaran plastik bersih dan jernih dapat dibeli di toko. Pembuatan kertas perlu menebang pohon, penggunaan bensin untuk mengangkut kayu ke pabrik kertas dan menghasilkan polutan untuk mengubah kayu-kayu gelondongan itu menjadi kertas. Kita mengubah tanah pada saat mengambil sumber daya dari dalam tanah dan selanjutnya kita mempengaruhi lingkungan pada saat kita mengolah sumber daya itu menjadi produk yang berguna. Pemakaian berbagai macam produk berarti membuang berbagai limbah ke lingkungan. Dengan semakin bertambahnya populasi manusia, berarti lebih banyak permintaan pada lingkungan kita. Semuanya semakin bertambah, kemacetan di jalan raya, menumpuknya sampah, penyempitan lahan, musnahnya kehidupan alami. Kita menimbulkan banyak perubahan pada lingkungan, perubahan ke arah baik, juga perubahan ke arah buruk.
Sabtu, 18 Februari 2012
The Four Freedom
The four freedom adalah empat macam kebebasan yang dikemukakan oleh presiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt pada awal perang dunia ke II dalam menghadapi Gerakan Nazi Jerman.
Empat macam kebebasan itu meliputi :
1.) Freedom of Speech (Kebebasan berbicara dan mengemukakan pendapat).
2.) Freedom of Religion (Kebebasan beragama).
3.) Freedom from fear (Kebebasan dari ketakutan).
4.) Freedom from want (Kebebasan dari kemiskinan).
Empat macam kebebasan itu meliputi :
1.) Freedom of Speech (Kebebasan berbicara dan mengemukakan pendapat).
2.) Freedom of Religion (Kebebasan beragama).
3.) Freedom from fear (Kebebasan dari ketakutan).
4.) Freedom from want (Kebebasan dari kemiskinan).
Kamis, 26 Januari 2012
Gajah liar rusak perkampungan warga, 1 korban tewas diterkam Harimau
Mendengarnya saja sudah membuat kita ngeri, apalagi kalau measakannya? Beberapa waktu yang lalu Indonesia digemparkan dengan berita seorang warga sipil tewas diterkam harimau dan gajah liar yang memasuki dan merusak perkampungan warga. Tentu saja ini membuat warga merugi karena seluruh hasil panen warga seperti kedelai, padi, dan yang lainnya habis dilahap oleh mammalia terbesar setelah paus ini. Hal ini terjadi karena hutan yang terus-menerus ditebang oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Hutan yang selama ini memiliki peranan penting sebagai tempat tinggal berbagai macam fauna, kini telah habis karena penebangan liar. Inilah penyebab utama mengapa gajah-gajah liar sampai merusak perkampungan warga dan harimau yang menerkam warga sipil. Tapi ini baru permulaan, belum lagi jika hewan-hewan yang lainnya juga melakukan hal seperti itu. Pertanyaannya, apakah hal ini akan terus-menerus terjadi? jawabannya tidak. Dan adakah solusinya? tentu saja ada karena semua masalah pasti ada solusinya. Sebenarnya solusinya sangatlah mudah. Tetapi akankah pelaksanaannya juga mudah? kita belum tau jawabannya. Hanya dengan menghentikan penebangan liar saja kita sudah membantu menjaga hutan. Tapi pelaksanaannya mungkin tak semudah yang kita bayangkan. Karena jika dipikir secara logika, manusia pasti membutuhkan harta terutama uang. Jadi, mungkin beberapa orang akan melakukan apa saja untuk mendapatkan harta. Termasuk dengan cara merusak alam. Akankah mereka tau bahaya yang ditimbulkan akibat perlakuan mereka terhadap alam tersebut justru akan membahayakan diri mereka sendiri dan orang lain? mereka tau tapi mereka tidak peduli. Bahaya yang ditimbulkan seperti hewan liar yang masuk ke perkampungan warga, banjir, tanah longsor, dan yang terparah adalah Global Warming. Mungkin sekara kita tidak merasakannya. Tetapi, kelak anak cucu kita yang akan merasakannya!
![]() |
| Add caption |
Jumat, 13 Januari 2012
Tokoh Kita
Langganan:
Postingan (Atom)



